Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Di Kelurahan Mangga Dua Kabupaten Tapanuli Tengah
DOI:
https://doi.org/10.62358/mgii.v4i2.198Kata Kunci:
Balita, Faktor Risiko, StuntingAbstrak
Kejadian stunting pada balita masih menjadi masalah kesehatan masyarakat karena dapat menghambat pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, serta produktivitas anak di masa depan. Kejadian stunting dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor yang berkaitan dengan kondisi ibu, balita, asupan gizi, dan penyakit infeksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita di Kelurahan Mangga Dua, Kabupaten Tapanuli Tengah. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain potong lintang. Populasi penelitian adalah seluruh balita di wilayah penelitian dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner dan pengukuran antropometri. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan ibu, pendapatan orang tua, tinggi badan ibu, berat badan lahir, riwayat penyakit infeksi, dan pemberian ASI eksklusif dengan kejadian stunting pada balita. Disimpulkan bahwa pengetahuan ibu, pendapatan orang tua, tinggi badan ibu, berat badan lahir, riwayat penyakit infeksi, dan pemberian ASI eksklusif berhubungan dengan kejadian stunting pada balita di Kelurahan Mangga Dua, Kabupaten Tapanuli Tengah.
Referensi
UNICEF, WHO, WBG. https://data.unicef.org/resources/joint-child-malnutrition-estimates/. 2025. Levels and trends in child malnutrition: JUNICEF/WHO/World Bank Group Joint Child Malnutrition Estimates – Key findings of the 2025 edition.
UNICEF East Asia and Pacific. ASEAN Food and Nutrition Security Report 2021.
Kepala Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan Asnawi Abdullah P, JAWAB Plt Kepala Pusat Kebijakan Upaya Kesehatan Dwi Puspasari P, dr Iwan Ariawan K, Razak Thaha dr A, Nur Indrawati Lipoeto dr, Witoelar F, et al. Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024 [Internet]. 2024 [cited 2026 Jan 25]. Available from: https://www.badankebijakan.kemkes.go.id/survei-status-gizi-indonesia-ssgi-2024/
Armin Saimu, Nastia, Sry Mayunita. Penanganan Resiko Stunting Berbasis Data Tingkat Kecamatan Mawasangka Tengah Kabupaten Buton Tengah. Jurnal Inovasi Penelitian. 2023;4(1):75–88.
Pemerintah KabupatenTapanuli Tengah. Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Tapanuli Tengah. 2025 Jul 14.
Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Tengah. Profil Kesehatan Kabupaten Tapanuli Tengah. 2023.
Soliman A, De Sanctis V, Alaaraj N, Ahmed S, Alyafei F, Hamed N, et al. Early and long-term consequences of nutritional stunting: From childhood to adulthood. Acta Biomedica. 2021 Mar 5;92(1). doi:10.23750/abm.v92i1.11346 PubMed PMID: 33682846.
Paramesti KF, Balgis B, Putri AAAKEN. Hubungan Inisiasi Menyusui Dini, ASI Eksklusif, dan Pengetahuan Ibu terkait Nutrisi dengan Kejadian Stunting. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia. 2024 Mar 31;19(1):21. doi:10.26714/jkmi.19.1.2024.21-27
Munadi A, Abdurrachim R, Hariati NW. Hubungan Tingkat Pengetahuan Gizi Ibu, Pendapatan Keluarga, dan Berat Badan Lahir Rendah Dengan Kejadian Stunting Pada Balita. Jurnal Riset Pangan dan Gizi. 2022 Mar 10;4(1):1–8. doi:10.31964/jr-panzi.v4i1.153
Agustin L, Rahmawati D. Hubungan Pendapatan Keluarga dengan Kejadian Stunting. Indonesian Journal of Midwifery (IJM). 2021 Mar 31;4(1):30. doi:10.35473/ijm.v4i1.715
Nurhaida N, Suri M, Saputri M, Aulia A, Muslim FO. Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Dan Pendapatan Keluarga Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 24-59 Bulan Di Kelurahan X Tahun 2024. Menara Ilmu. 2024 Oct 3;18(1). doi:10.31869/mi.v18i1.5816
Sholeha A. Hubungan tinggi badan ibu dengan kejadian stunting pada anak usia 24–59 bulan di Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo tahun 2022. Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako). 2023 Mar 14;9(1):19–26. doi:10.22487/htj.v9i1.575
Suraya R, Arika R, Khairunisa J, Masyarakat IK, Masyarakat K. Hubungan Pendidikan, Pengetahuan dan Asupan Energi dengan Kejadian Underweight pada Balita di Desa Denai Sarang Burung [Internet]. Vol. 2. 2024 [cited 2026 Jun 16]. Available from: Media Gizi Ilmiah Indonesia doi:https://doi.org/10.62358/mgii.v2i1.20
Sahroni YA, Trusda SAD, Romadhona N. Tingkat Pengetahuan Ibu tentang Asupan Gizi Tidak Berhubungan dengan Derajat Stunting pada Balita. Jurnal Integrasi Kesehatan & Sains. 2020 Sep 30;2(2). doi:10.29313/jiks.v2i2.5870
Parapat F, Eva Hotmaria Simanjuttak. Hubungan Berat Badan Lahir Dan Pendapatan Keluarga Terhadap Kejadian Stunting Pada Balita Di Pmb Ratna Manurung Lau Dendang. Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia (Indonesian Health Scientific Journal). 2024 Jun 27;9(1):328–35. doi:10.51933/health.v9i1.1408
Wati L, Nasution NA, Aurallia N, Nashirah S, Rizki M, Harahap R, et al. Factor Analysis of Maternal Knowledge on the Incidence of Stunting. Contagion: Scientific Periodical Journal of Public Health and Coastal Health. 2022 Dec 16;4(2):143. doi:10.30829/contagion.v4i2.13476
Susanti NW, Darmapatni MWG, Ningtyas LAW. Hubungan Karakteristik Ibu dan Balita dengan Kejadian Stunting pada Balita. Jurnal Kesehatan Poltekkes Kemenkes Ri Pangkalpinang. 2024 Dec 31;12(2):166–76. doi:10.32922/jkp.v12i2.951
Lestari E, Siregar A, Hidayat AK, Yusuf AA. Stunting and its association with education and cognitive outcomes in adulthood: A longitudinal study in Indonesia. PLoS One. 2024 May 6;19(5):e0295380. doi:10.1371/journal.pone.0295380
Eldrian F, Karinda M, Setianto R, Dewi BA, Gusmira YH. Hubungan Riwayat Penyakit Infeksi Dengan Kejadian Stunting Pada Balita. Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RSDr Soetomo. 2023 May 3;9(1):80. doi:10.29241/jmk.v9i1.1366
ABA M. Hubungan Penyakit Infeksi Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Umur 24-59 BULAN. Journal Of Midwifery. 2025 Apr 30;13(1):79–86. doi:10.37676/jm.v13i1.8735
Batubara N. Hubungan Pemberian Asi Eksklusif Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Pokenjior Tahun 2023. Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia (Indonesian Health Scientific Journal). 2024 Jun 24;9(1):172–7. doi:10.51933/health.v9i1.1351
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Hikmah Tin Panggabean, Romiza Arika , Adenan Adenan

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
This work is licensed under CC BY-NC-SA 4.0
- Author is the copyright owner of all materials published on this website.
- The formal legal provisions for access to digital articles of this electronic journal are subject to the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike license (CC BY-NC-SA 4.0), which means that MEDIA GIZI ILMIAH INDONESIA journal and readers reserve the right to save, transmit media / format, manage in database, maintain, and publish articles as long as it continues to include the name of the Author.
- Published electronic manuscripts are open access for educational, research and library purposes. In addition to these objectives, the editorial board shall not be liable for violations of copyright law.
















