Hubungan Konsumsi Serat dengan Overweight pada Mahasiswa Putri Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Aisyiyah Yogyakarta

Penulis

  • Puja Febiola Program Studi Gizi Program Sarjana Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta
  • Dewi Rizzky Mutiarasari Program Studi Gizi Program Sarjana Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta
  • Agung Nugroho Program Studi Gizi Program Sarjana Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta

Abstrak

Pada saat ini Indonesia sedang menghadapi tiga masalah gizi atau triple burden of malnutrition, salah satunya adalah overweight. Overweight atau obesitas terjadi ketika Indeks Massa Tubuh (IMT) melebihi 25 kg/m². Asupan serat yang rendah sering dikaitkan dengan pola makan tinggi lemak dan kalori, yang mudah dicerna namun rendah kandungan serat. Serat memiliki peran penting dalam meningkatkan rasa kenyang dengan cara menahan air dalam saluran cerna, sehingga dapat membantu mengurangi asupan energi dan mencegah kenaikan berat badan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konsumsi serat dan kejadian overweight pada mahasiswa putri Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan observasional analitik dan desain cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa putri Fakultas Ilmu Kesehatan. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode convenience sampling dengan jumlah sampel minimal 54 responden dan total responden sebanyak 66 orang. Pengumpulan data dilakukan secara primer menggunakan kuesioner food recall 2x24 jam. Sebagian besar responden memiliki status gizi overweight (56.06%) dan memiliki asupan serat kurang (54.0%), data dianalisis menggunakan uji non-parametrik Chi Square. Hasil uji menunjukkan nilai p = 0,004 (p < 0,05) dengan nilai OR 8,22, yang berarti terdapat hubungan signifikan antara konsumsi serat dan kejadian overweight pada mahasiswa putri Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta. Konsumsi serat terbukti memiliki hubungan yang signifikan dengan overweight pada mahasiswa putri Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Aisyiyah Yogyakarta

Referensi

Baroroh U, Latifah U, Hidayah SN. Peningkatan Pengetahuan Dan Keterampilan Remaja Tentang Gizi Isi Piringku Sebagai Upaya Menurunkan Triple Burden Malnutrition. JMM (Jurnal Masy Mandiri). 2022;6(5):1–9. DOI: https://doi.org/10.31764/jmm.v6i5.10028

Kemenkes. Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024. [Internet]. Jakarta; 2024. Available from: https://www.badankebijakan.kemkes.go.id/survei-status-gizi-indonesia-ssgi-2024/

Kemenkes. Survei Kesehatan Indonesia (SKI) Tahun 2023. [Internet]. 2023. Available from: www.badankebijakan.kemkes.go.id/potret-sehat-indonesia-dari-kacamata-ski-2023/

Kemenkes 2023. Dalam Angka Dalam Angka. Kota Kediri Dalam Angka. 2023;1–68.

Kementerian Kesehatan. Laporan Nasional RISKESDAS. 2018.

Ayu TP, Simanungkalit SF, Fauziyah A, Wahyuningsih U. Hubungan Asupan Serat, Kebiasaan Konsumsi Junk Food, dan Durasi Tidur dengan Gizi Lebih pada Remaja. J Kesehat. 2023;14(3):432–40. DOI. https://doi.org/10.26630/jk.v14i3.3942

World Health Organization. Infant and Young Child Feeding [Internet]. 2023 [cited 2025 Oct 22]. Available from: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/infant-and-young-child-feeding?utm_source=chatgpt.com

Fauziah LF, Nafies DA, AM AM SR, Wulandari MW, Davina NI RY. Gizi Seimbang dan Tablet Tambah Darah sebagai Upaya Preventif dan Penyelesaian Masalah Anemia Remaja. Media Pengabdi Kesehat Indones. 2025;2(1):7-14. DOI: https://doi.org/10.62358/v9jjxb90

Rahmawati WA, Arumsari I, Fitria. Karakteristik Lingkungan Obesogenik dalam Menentukan Konsumsi Western Fast Food pada Remaja Urban di Kota Bekasi, Indonesia. Jakagi. 2023;3(2):1.

Pasaribu SF, Purba TH, Putri FL, Susanti DA, Syafitri D, Lase TC, Nurha F LE. Analisis Status Gizi Siswa Kelas 4A SD 064981 Cempaka Raya Berdasarkan Tinggi dan Berat Badan dan Pola Konsumsi Jajanan. Antigen J Kesehat Masy dan Ilmu Gizi. 2025;3(4):01-13. DOI: https://doi.org/10.57213/antigen.v3i4.816

Nainggolan PM AA. Hubungan Pengetahuan, Konsumsi Jajanan Dengan Status Gizi Remaja Putri Di SMP Istiqlal Delitua Kabupaten Deli Serdang. J Pembaruan Kesehat Indones. 2025;2(1):22-31. DOI: https://doi.org/10.62358/mtmc3d14 .

Ishak S, Hatta H, Hadi AJ. Hubungan Pola Makan, Keterpaparan Media Dan Keturunan Terhadap Kelebihan Berat Badan Pada Siswa Sekolah Dasar. Promot J Kesehat Masy. 2019;9(1):76–84. DOI: https://doi.org/10.56338/pjkm.v9i1.584

Armin IA. Hubungan Pola Konsumsi Serat dengan Status Gizi pada Anak Usia sekolah Dasar (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar). Braz Dent J. 2022;33(1):1–12.

Nur Hasanah M, Tanziha I. Pengetahuan Gizi, Konsumsi Fast Food, Asupan Serat, dan Status Gizi Siswa SMA KORNITA. J Ilmu Gizi dan Diet. 2023;2(2):74–82. DOI: https://doi.org/10.25182/jigd.2023.2.2.74-82

Menteri Kesehatan Republik Indonesia. Angka Kecukupan Gizi yang Dianjurkan untuk Masyarakat Indonesia. Jakarta; 2019 p.

Jeser TA, Santoso AH. Hubungan asupan serat dalam buah dan sayur dengan obesitas pada usia 20-45 tahun di Puskesmas Kecamatan Grogol Petamburan Jakarta Barat. Tarumanagara Med J. 2021;3(2):383–90.

Zaki I, Wati TW, Kurniawati TF, Putri WP, Khansa I. Diet Tinggi Serat Menurunkan Berat Badan pada Obesitas. J Gizi dan Kuliner (Journal Nutr Culinary). 2022;2(2):1.

Yuliah, Adriyani A, Muh. Hasyim. Konsumsi Sayur Dan Buah Dengan Kejadian ObesitasPada Remaja Di Sma Negeri 1 Mamuju Tahun 2016. J Kesehat MANARANG. 2017;3(1):50–3.

Luthfi. Penggunaan Tepung Karagenan Sebagai Pengganti Pektin Dalam Pembuatan Selai Buah. Barista J Kaji Bhs dan Pariwisata. 2021;8(2):72–8.

Banjarnahor RO, Banurea FF, Panjaitan JO, Pasaribu RS HI. Faktor-faktor risiko penyebab kelebihan berat badan dan obesitas pada anak dan remaja: Studi literatur. Trop Public Heal Journal. 2022;2(1):35–45.

Diterbitkan

2026-02-15

Terbitan

Bagian

Artikel