Hubungan Pekerjaan dan Penghasilan Orang Tua Terhadap Status Gizi Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Tembelang Jombang

Authors

  • Nadia Farah Diba Program Studi Gizi, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Husada Jombang
  • Alfi Rahmatillah Nur Fithriah Program Studi Gizi, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Husada Jombang,
  • Zerly Agrisdian Program Studi Gizi, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Husada Jombang
  • Gilang Akbar Shobirin Program Studi Gizi, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Husada Jombang
  • Puput Safitri Program Studi Gizi, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Husada Jombang

Keywords:

Penghasilan orang tua, Balita, Status gizi, Pekerjaan orang tua

Abstract

Gizi yang baik pada masa balita sangat penting untuk mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara pekerjaan dan penghasilan orang tua dengan status gizi balita di wilayah kerja Puskesmas Tembelang, Jombang. Penelitian dilakukan dengan desain potong lintang (cross-sectional) terhadap 58 balita usia 0–59 bulan yang dipilih secara purposif. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan orang tua dan pengukuran berat serta tinggi badan balita. Hasil analisis menunjukkan sebagian besar balita memiliki status gizi baik (69%). Orang tua sebagian besar bekerja sebagai buruh dan memiliki penghasilan bulanan ≥Rp1.500.000. Namun, hasil uji statistik menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara jenis pekerjaan (p=0,531) maupun penghasilan (p=0,223) dengan status gizi balita. Temuan ini menunjukkan bahwa pekerjaan dan penghasilan orang tua bukan satu-satunya faktor yang memengaruhi status gizi. Faktor lain seperti pendidikan ibu, sanitasi lingkungan, dan pola asuh kemungkinan memiliki peran lebih besar. Oleh karena itu, pendekatan yang lebih menyeluruh dalam upaya perbaikan gizi balita sangat diperlukan

References

Vassilakou T. Childhood malnutrition: Time for action. Children. 2021;8(2):24-26. doi:10.3390/children8020103

Harefa WE, Purba TH. Efektivitas Video Animasi Berbasis VideoScribe terhadap Peningkatan Efikasi Diri dalam Pencegahan Gizi Kurang pada Balita. Jurnal Pembaruan Kesehatan Indonesia. 2025 Jul 15;2(2):75-81, https://doi.org/10.62358/k46zr025.

Kementrian Kesehatan RI. Buku Saku Hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) Tingkat Nasional, Provinsi, dan Kabupaten/Kota Tahun 2021. Published online 2021.

Fitriani R, Dewanti LP, Kuswari M, Gifari N, Wahyuni Y. The Relationship Between Balanced Nutrition Knowledge; Body Images; Sufficiency Level Of Energy and Macro Nutrition With Nutritional Status. J Heal Sci Community. 2020;4(1):29-38.

Agustin L, Rahmawati D. Hubungan Pendapatan Keluarga dengan Kejadian Stunting. Indones J Midwifery. 2021;4(1):30. doi:10.35473/ijm.v4i1.715

Mustajab A azam, Indrawati Aristiyani. Dampak Status Ekonomi Pada Status Gizi Balita. J Keperawatan Widya Gantari Indones. 2023;7(2):138-146. doi:10.52020/jkwgi.v7i2.5607

Sugiyono. Metodelogi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D. Alfabeta; 2019.

Sumardiyono, Probandari AN, Widyaningsih V. Statistik Dasar Untuk Kesehatan Dan Kedokteran Analisis Menggunakan SPSS. UNS Press; 2020.

Black M, Walker S, Fernald L, Andersen C, Digirolamo A, Lu C. Early childhood development coming of age: science through the life course. J Lancet. Published online 2021:2021.

Sari DK. Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Ibu tentang Stunting. Jurnal Pembaruan Kesehatan Indonesia. 2024 Jul 15;1(2):124-30, https://doi.org/10.62358/xmxxg773.

Kurniawan A, Sari K, Fitriani Y. Ketahanan Pangan Rumah Tangga dan Status Gizi Balita di Jawa Timur. J Gizi Indones. 2021;10(2):45-56.

Kementrian Kesehatan RI. Stimulasi, Deteksi, Dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang Anak Di Tingkat Pelayanan Kesehatan Dasar 1. Kementerian Kesehatan RI; 2022.

Sutarto S, Azqinar TC, Puspita Sari RD. Hubungan Tingkat Pendidikan Ibu dan Pendapatan Keluarga dengan Kejadian Stunting pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Way Urang Kabupaten Lampung Selatan. J Dunia Kesmas. 2020;9(2):256-263. doi:10.33024/jdk.v9i2.2380

Afifah L. Hubungan Pendapatan, Tingkat Asupan Energi dan Karbohidrat dengan Status Gizi Balita Usia 2-5 Tahun di Daerah Kantong Kemiskinan. Amerta Nutr. 2019;3(3):183. doi:10.20473/amnt.v3i3.2019.183-188

Ningsih R, Pratiwi W, Santoso B. Dampak Ketidakstabilan Pekerjaan terhadap Ketahanan Pangan Keluarga. J Kesehat Masy. 2022;18(3):21-25.

Ayu T, Fitriani A, Aini RN. Hubungan pengetahuan gizi, konsumsi makanan cepat saji, asupan zat gizi makro, dan aktifitas fisik dengan status gizi pada remaja. Arsip Gizi dan Pangan. 2022;7(1):48-60. doi:10.22236/argipa.v7i1.7450

Pratama D, Wijayanto X, Utami S. Meta-analisis Faktor Sosio ekonomi dan Kejadian Stunting di Asia Tenggara. J Nutr Sci. 2023;15(4):789-801.

WHO World Health Organization. Global Nutrition Targets 2025: Policy Brief Series.; 2022.

Fikriya A, Mirwanti R. Pengetahuan ibu terkait stunting pada balita: A literature review. Holistik J Kesehat. 2024;18(6):756-764. doi:10.33024/hjk.v18i6.375

UNICEF UNCF. Feeding Practices for Infants and Young Children in Southeast Asia.; 2023.

Downloads

Published

2026-02-15