Daya Terima Moringa Pudding Cocodate sebagai Alternatif Makanan Tambahan Balita dalam Upaya Pencegahan Stunting
DOI:
https://doi.org/10.62358/mgii.v4i2.142Keywords:
stunting, makanan tambahan, pangan lokal, daun kelor, uji organoleptikAbstract
Pangan lokal merupakan sumber pangan yang mudah diperoleh dan berpotensi meningkatkan gizi masyarakat. Namun, pemanfaatannya sebagai makanan tambahan bagi balita stunting di Indonesia masih belum optimal. Bahan-bahan seperti daun kelor, kelapa muda, kurma, dan telur ayam mengandung energi, protein, zat besi, dan serat makanan yang dapat mendukung pertumbuhan anak. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan rancangan formulasi dan uji organoleptik untuk mengetahui daya terima produk Moringa Pudding Cocodate sebagai makanan tambahan balita stunting. Produk diformulasikan menggunakan daun kelor, kelapa muda, kurma, telur ayam, santan, dan agar-agar dalam tiga variasi berdasarkan jumlah daun kelor. Uji organoleptik dilakukan pada 30 panelis terhadap aspek warna, aroma, rasa, dan tekstur. Data dianalisis secara deskriptif Setiap porsi produk (60 g) mengandung energi 33,95–34,5 kkal, protein 1,40–1,42 g, lemak 0,72–1,03 g, karbohidrat 6,59–6,68 g, zat besi 0,35–0,40 mg, dan serat 1,02–1,06 g. Formula F1 merupakan formulasi yang paling disukai panelis, dengan tingkat kesukaan terhadap warna 83,3%, aroma 90%, tekstur 90%, dan rasa 93,3%. Kombinasi daun kelor, kelapa muda, kurma, santan, dan telur ayam menghasilkan produk dengan karakteristik sensori yang baik serta berpotensi dikembangkan sebagai makanan tambahan berbasis pangan lokal untuk mendukung pertumbuhan dan perbaikan status gizi balita stunting.
References
World Health Organization., Unicef., & Bank, W. (2025). Levels and trends in child malnutrition. UNICEF, WHO, World Bank Group, 1–24.
Kemenkes RI. (2023). Survey Kesehatan Indonesia. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 1–68. Kementerian Kesehatan RI. (2019). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2019 tentang Angka Kecukupan Gizi (AKG) yang Dianjurkan untuk Masyarakat Indonesia. Peraturan Mentreri Kesehatan Republik Indonesia, 956.
World Health Organization. (2025). Global strategies or action plans that are scheduled to expire within one year. World Health Organization, 1–7.
World Health Organization., Unicef., & Bank, W. (2023). Levels and trends in child malnutrition. UNICEF, WHO, World Bank Group.
Unicef, WHO, & World Bank Group. (2023). The UNICEF-WHO- World Bank Joint Child Malnutrition Estimates ( JME ) standard methodology Tracking progress on SDG Indicators. In Unicef, WHO, World Bank Group (Vol. 2, Issue 1).
Umaisah, F., Sulistyowati, P., & Sudiarto. (2025). Overview of Moringa Leaf Pudding Administration on Height and Weight in Stunted Child An. M in Jetis Village , Kemangkon District , Purbalingga Regency. Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO), 2(4), 4842–4847.
Arif, M. Y. Al, Fitriani, A., Mursalin, B. A., & Hidayat, G. (2025). Pemanfaatan Puding Daun Kelor Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Di Desa Ringin Sari Kecamatan Suoh Kabupaten Lampung Barat. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 18–27.
Ponidjan, T. S. , Kes, M. , Yuliani, F. C. , Amanupunnyo, N. A. , Adam, Y. , Gressilda, J. , Sine, L. , Damayanti, D. S. , Montolalu, A. , & Rahman, M. A. (2025). Tumbu Kembang Anak. In Media Pustaka Indonesia.
Unicef. (2023). Laporan Tahunan UNICEF Indonesia. UNICEF Indonesia.
FAO, IFAD, UNICEF, W. and W. (2021). Food Security and Nutrition in The World For Food Security , Improved Nutrition and Affordable Healthy Diets For All.
Nurdin, N. , Bidan, P. P. , Sidrap, M. , & Rappang, S. (2022). Olahan Daun Kelor Untuk Perbaikan Status Gizi Balita dalam Upaya Pencegahan Stunting. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 453—459. https://doi.org/10.55123/sehatmas.vli4.714
Lia Rante, Andi Parellangi, E. G. (2023). Efektifitas Pemberian Daun Kelor Dan Buah Kurma Terhadap Perubahan Produksi Asi Pada Ibu Menyusui Di Wilayah Kerja Puskesmas Kaubun. Poltekkes Kesehatan Kalimantan Timur, 42-52.
Virgia, V. , & Program, N. S. (2024). The Effectiveness of Moringa Oliefera Pudding to Change Nutritional Status in Stunted Toddlers. Jurnal Midpro, /6(01), 1-7.
Angraeni, L. , Elfika, F. , Rahmi, S. , Husin, H. , & Anggriawin, M. (2025). Chemical Analysis and Organoleptic Characteristics of Pudding with the Addition of Moringa Leaf Extract and Red Bean Milk. Jurnal UPI EDUFORTECH Journal, 10(1), 62-77.
Arif, M. Y. Al, Fitriani, A., Mursalin, B. A., & Hidayat, G. (2025). Pemanfaatan Puding Daun Kelor Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Di Desa Ringin Sari Kecamatan Suoh Kabupaten Lampung Barat. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 18–27.
Tina, N. S., Tsabita, D., Wardhana, W., Wildan, S. N., Putri, E. A., Priyanti, A. E., Zuma, A. , & Cintana, D. (2024). Inovasi Pangan Sehat : Puding Daun Kelor sebagai Pencegahan Stunting pada Balita . Inovasi Pangan Sehat Puding Daun Kelor sebagai Pencegahan Stunting pada Balita. Article Inovasi Pangan Sehat, 1—7.
Pamungkas, A. A. , Khasanah, T. , Saputra, M. M. , Pratama, T. , & Putra, D. (2025). J . Abdimas : Community Health Stunting di Kelurahan Pringrejo. J.Abdimas: Community Health, 6(2), 62—68.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rahmatiah Rahmatiah, Hendrayati, Retno Sri Lestari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
This work is licensed under CC BY-NC-SA 4.0
- Author is the copyright owner of all materials published on this website.
- The formal legal provisions for access to digital articles of this electronic journal are subject to the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike license (CC BY-NC-SA 4.0), which means that MEDIA GIZI ILMIAH INDONESIA journal and readers reserve the right to save, transmit media / format, manage in database, maintain, and publish articles as long as it continues to include the name of the Author.
- Published electronic manuscripts are open access for educational, research and library purposes. In addition to these objectives, the editorial board shall not be liable for violations of copyright law.
















