Hubungan Tingkat Stres, Body Image, dan Penggunaan Media Sosial Terhadap Risiko Eating Disorder pada Remaja Putri

Authors

  • Erika Saori Program Studi Gizi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Annisa Nuradhiani Program Studi Gizi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Ratu Diah Koerniawati Program Studi Gizi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

DOI:

https://doi.org/10.62358/mgii.v4i2.141

Keywords:

body image, eating disorder, media sosial, remaja putri, stres

Abstract

Eating disorder merupakan perilaku makan menyimpang atau kebiasaan makan tidak sehat (pengurangan atau peningkatan konsumsi makanan secara ekstrem). Risiko eating disorder 80% lebih tinggi terjadi pada remaja putri. Media sosial dapat menyebabkan seseorang merasa tidak puas terhadap bentuk tubuhnya (body image negatif) dan pada akhirnya dapat meningkatkan risiko eating disorder pada remaja putri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres, body image, dan penggunaan media sosial terhadap risiko eating disorder pada remaja putri. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah sampel pada penelitian ini yaitu 91 orang responden (44 orang kelas X dan 47 orang kelas XI) yang diambil dengan menggunakan metode purposive sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner Eating Attitudes Test-26 (EAT-26) untuk mengukur risiko eating disorder, Perceived Stress Scale-10 (PSS-10) untuk mengukur tingkat stres, Multidimensional Body-Self Relations Questionnaire-Appearance Scales (MBSRQ-AS) untuk mengukur body image, dan Social Networking Time Use Scale (SONTUS) untuk mengukur penggunaan media sosial. Data selanjutnya dianalisis menggunakan uji Chi Square dan Fisher Freeman Halton Exact Test. Hasil penelitian ini antara lain responden yang berisiko eating disorder (29,7%), stres tingkat sedang (81,3%), body image negatif (67%), dan penggunaan media sosial intensitas sedang (46,1%). Kesimpulan penelitian ini yaitu terdapat hubungan antara tingkat stres dan body image dengan risiko eating disorder pada remaja putri, sedangkan tidak adanya hubungan antara penggunaan media sosial dengan eating disorder dapat terjadi karena adanya faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.

References

World Health Organization. Adolescent Health. https://www.who.int/health-topics/adolescent-health#tab=tab_1 . Diakses Maret 2025.

Hasna A. Diagnosis dan tatalaksana bulimia nervosa. J Medika Hutama. 2021;2;1218–1222.

Fadilah R, Akbar F, Fadilah AN. et al. Analisis penyebab gangguan makan pada mahasiswa di Universitas Politeknik Ganesha. J Media Akademik (JMA). 2024;2;270-276. DOI: https://doi.org/10.62281/v2i1.55

Oktapianingsi, Sartika AN. Hubungan antara citra tubuh dengan kejadian gangguan makan pada remaja putri. J Mutiara Kesehatan Masyarakat. 2022;7;101-107. DOI: https://doi.org/10.51544/jmkm.v7i2.3526

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Indonesia National Adolescent Mental Health Survey (I-NAMHS). Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2022.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Laporan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2023.

Azani SPC, Apriyanti F, Lasepa W. Hubungan antara body image dan eating disorder dengan status gizi remaja di SMAN 1 Pekanbaru. Science: Indonesian Journal of Science. 2024;1:736-743. DOI: 10.31004/science.v1i3.148

Kusumowati D, Noerfitri N. Hubungan tingkat stres dan body image terhadap risiko eating disorder pada remaja SMK Kesehatan Fahd Islamic School pada masa pandemi. J Ilmiah Kesehatan Masyarakat: Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat. 2023;15:72–77. DOI: https://doi.org/10.52022/jikm.v15i2.451

Badan Pusat Statistik. Statistik telekomunikasi Indonesia. Jakarta: Badan Pusat Statistik; 2025.

Yusuf RA, Awalia N, Sultan S. Pengaruh sosial media terhadap pola makan dan perilaku aktif pada remaja. Journal of Aafiyah Health Research (JAHR). 2023;4:41-50. DOI: https://doi.org/10.52103/jahr.v4i2.1548

Suhag K, Rauniyar S. Social media effects regarding eating disorders and body image in young adolescents. Cureus. 2024;16:1-11. DOI:10.7759/CUREUS.58674. PMID: 38770510.

Oktaviani D, Andriani E, Sabrina S. Hubungan stres dan eating disorder dengan status gizi pada siswa kelas XII di SMAN 1 Telukjambe Timur Karawang. J Ilmiah Wahana Pendidikan. 2024;10:359-365. DOI:10.5281/ZENODO.11096023

Mareta RY. Hubungan antara tingkat stres dengan risiko terjadinya eating disorder pada remaja SMA di Kabupaten Bondowoso. Malang: Universitas Brawijaya; 2025.

Nurwahidah A, Rifani R, Anwar H. Hubungan coping stress dengan perilaku makan pada usia dewasa awal yang mengalami stres. J Talenta Mahasiswa. 2022;2;71-78. DOI:10.26858/JTM.V2I1.36012

Salsabiela AS, Putra WKY. Emotional eating among final year undergraduate female students of faculty of public health Universitas Indonesia during covid-19 pandemic in 2021. Indonesian Journal of Public Health Nutrition. 2022;2:1-12. DOI:10.7454/ijphn.v2i2.5790

Luthfiya L’, Rochmah IA, Nabawiyah H. et al. Hubungan tingkat stres, aktivitas fisik, dan pengetahuan gizi seimbang dengan pola makan remaja. J SAGO Gizi dan Kesehatan. 2024;5:307-314. DOI:10.30867/sago.v5i2.1391

Yamada C. Involvement of ghrelin dynamics in stress-induced eating disorder: effects of sex and aging. International Journal of Molecular Sciences. 2021;22:1-13. DOI:10.3390/ijms222111695. PMID: 34769125.

Fuadah L, Hidayati RW. Hubungan citra tubuh dengan gangguan makan pada remaja awal di wilayah kerja Puskesmas Gamping 2 Sleman Yogyakarta. J Kesehatan Samodra Ilmu. 2022;13:24-28. DOI:10.55426/jksi.v13i1.190

Fitra NA, Desmita D, Irman I. Hubungan self-esteem dan body image remaja putri di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA). 2021;3:84-93. DOI: https://doi.org/10.31958/istinarah.v3i2.4534

Borgers T, Krüger N, Vocks S. et al. Overcoming limitations of self-report: an assessment of fear of weight gain in anorexia nervosa and healthy controls using implicit association tests. Journal of Eating Disorders. 2021;9:1-11. DOI:10.1186/s40337-021-00379-8

He J, Zhang Y, Liu Z. et al. Exploring the self-perceived causes of eating disorders among Chinese social media users with self-reported eating disorders. Journal of Eating Disorders. 2024;12:1-12-. DOI:10.1186/S40337-024-01159-W

Sanzari CM, Gorrell S, Anderson LM. et al. The impact of social media use on body image and disordered eating behaviors: Content matters more than duration of exposure. Eating Behaviors. 2023;49;1-11. DOI:10.1016/J.EATBEH.2023.101722. PMID: 37060807.

Elia S, Siahaan C, Tjahyadi D. Hubungan intensitas penggunaan media sosial dengan eating disorder pada remaja SMA. Metta : J Ilmu Multidisiplin. 2026;6:78–84. DOI:10.37329/METTA.V6I1.5274

Downloads

Published

2026-08-21

Issue

Section

Articles